Jumat, 11 Januari 2013

INSTING
Oleh Gondronk Art StreetMagic
25 Juli 2012 pukul 16:42

Melipat sayap...
Masuk dalam ruang gelap...
Bersenyawa kepada senyap.....
Setengah terlelap
Saat otakku tiarap....
Dengan naluri kau kutangkap....

Jika waktu sudah menjawab...
Jika takdir telah terungkap...
Jika rasa begitu saja terperangkap.....
Tak ada guna kau menyelinap...
Ada baiknya kita berada pada satu atap...
Titik nol
Oleh Gondronk Art StreetMagic
21 Juli 2012 pukul 6:18

Hari2 yg datang...
 Hari2 yg hilang.,..
Tawa2 senang...
Canda2 usang...
Menyelinap
Oleh Gondronk Art StreetMagic
19 Juli 2012 pukul 4:58

Siang terasa lekang...
dalam gundah aku terpanggang...
 lagi-lagi kau menghilang.. masuk kedalam kotak teka-teki silang...

Diseberang kau berdiri bimbang...
Disini aku memandang gamang...

Jika waktuku sampai habis terbuang......
Percuma saja airmata kau genang...

 Jangan kau undang jenuhku datang..
 meski dengan hati bimbang..
Terpaksa kukunci pintu gerbang..
Kamu
Oleh Gondronk Art StreetMagic
18 Juli 2012 pukul 6:32

Apa yg sedang terjadi...? Diam-diam wajahmu sudah menjadi rajah didinding-dinding hati...

Sedalam apa kau mengendap dalam rasa...? Hingga diluar sadar namamu terucap begitu saja...

Sepertinya isi kepala telah kau kontaminasi......hingga ketika kupejamkan mata, bayangmu masih tetap saja menari-nari...

TERPUKAU(sajak buat peri ungu)
Oleh Gondronk Art StreetMagic
17 Juli 2012 pukul 21:47

Sore membentangkan langit biru...
ketika waktu menyapa kita...
 bertemu diberanda surau...

 Angin mendayu menebar bertangkai-tangkai harum mawar ungu,
 ketika sekilas senyummu....
 lembut menyapa rindu...

 Sekejap saja kau menjadi hujan yg menyejukkan padang hati gersang,.

Sekejap saja kau jadi pelangi yg memukau sepi...
 ketika senjaku hampir tenggelam tertinggal cahaya matahari...
Terapi 3
Oleh Gondronk Art StreetMagic
20 Juli 2012 pukul 16:32

Jika nasib tidak sedang memusuhiku.....
tentu saja putih susu dalam cangkir tulusku
 akan mampu menawarkan racun kisahmu dimasalalu...

Jika nasib menyetujuiku sebagai kawan seperjalanan... tentunya kau percayakan pulau sepiku
 menjadi sandaran
rakit bambumu...

 Jika kepastian kitab takdir memprasasti goresan suci..,
 tentang kau yg nyatanya bagiku patahan rusuk kiri.....,
tentunya penyatuan bukanlah hal yang mustahil lagi....

meski harus menyusur belantara teka-teki....
meski melaut kisah tak pasti musti diseberangi.......


Tidakkah kau rasakan ketentraman tanpa alasan,tanpa sebab,tanpa jawaban......
mengalir tenang begitu saja.... ketika kau dan aku saling berdekatan..?
Terapi 2
Oleh Gondronk Art StreetMagic
20 Juli 2012 pukul 20:07

Seketika aku menjadi pesakitan.....
diam-diam jenuh sudah berkomplot dengan penantian....,
dan sepi melakukan kudeta dengan semena-mena,....

Seketika aku menjadi arca batu..
ketika kekosongan mengkontaminasi saraf hati...
Dan apa yg kucari
seperti mimpi yg selalu lenyap saat terjaga menjelang pagi...

Seketika semua menjadi tawar....
ketika Airmata jatuh dilantai kamar
bersama bait2 pengaduan dlm sujud kepada Penguasa Fajar...
Terapi 1
Oleh Gondronk Art StreetMagic
20 Juli 2012 pukul 20:15

Seperti perompak,
 insomnia membajak lelap.......
aku terjaga kaku,
ketika sepi menelikung waktu....

Detak jam dinding berpacu dengan jantung....
segelas mimpi jatuh berkeping dilantai hati....
pecahan kacanya meninggalkan goresan luka lebam merah biru......

Disudut sepi kembali kuhisap asap amnesia.....
pelahan-lahan bayanganmu lenyap keluar jendela...
Jala sutra
Oleh Gondronk Art StreetMagic
20 Juli 2012 pukul 20:23

Ketika taman bunga terbias dicermin kaca....
burung pipit terbentur kandas,
terlempar diberanda...... bunga plastikkah yg ada disana...?
Atau Mungkin saja hanya trik kamera yg tak nyata......?!
Lantas dimana petani surga sembunyikan ladang2 kembangnya....?
Cerita tentang melati suci dan mawar tanpa duri.....
mungkin saja hanya dongeng hayalan pujangga....
ataukah musti kuhabiskan sluruh waktu demi menjaring takdir-Mu?
Macet total
Oleh Gondronk Art StreetMagic
20 Juli 2012 pukul 20:27

Jalan hidup yg tidak lumprah....

 statis...!
 Tidak berubah.......

ledakan jaman melesat dari senapan waktu...

dan aku tertinggal sebagai selongsong peluru....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar