Jumat, 11 Januari 2013

Pesan dalam gerimis
Oleh Gondronk Art StreetMagic
Rabu pukul 5:10

Tidakkah kau pahami,gerimis januari menyiram sanubari tanpa henti telah datang menepati janji,..?
Tak bisakah kau resapi wahai sanubari bumi...?
Ataukah hujan mesti berlalu pergi,lantas lepas mengalir deras ,menjadi banjir yang menggenangi riuh kota mati...?
Benarkah hembusan kemarau panjang dengan ladang-ladang gersang yang akan tetap kau nanti..?
Bunga es
Oleh Gondronk Art StreetMagic
Selasa pukul 11:53

Dingin melampaui gerak sepi...
Layar tv 14 inci menggelar cerita-cerita basi tanpa sempat kupahami,,.
Hampa menyusup lewat udara,begitu saja suasana terkontaminasi...

Dingin melampaui gerak rasa..,
Beberapa wajah melintas tanpa sempat kupahami makna hadirnya....
Kureguk kopi damai,berlalu pergi...meninggalkan penggalan cerita-cerita yang tercerai-berai tak pernah selesai... ..,
lukisan hujan
Oleh Gondronk Art StreetMagic
7 Januari pukul 4:17

Belum sempat kulukis pelangi didamai tepian
pantai...Hujanku terhempas badai....sementara
waktu nyaris membenamkan matahari didasar
ngarai...sudahlah,..mungkin saja takdir kita
memang tak pernah sampai.....,.
Kepada ombak
Oleh Gondronk Art StreetMagic
6 Januari pukul 1:01

Kaulah ombak yang bergulung carut marut terhempas angin laut..


Bagiku semua kumaknai sebagai harmoni....
Babak-babak kisah dari jatidiri...
Dan aku menjelma karang penjaga pantai yang damai... tetap berdiri menanti hantaman ombak badai......
Demi Lahirnya buih-buih putih,anak-anak dari cinta kasih..
Penggalan mimpi sore hari
Oleh Gondronk Art StreetMagic
4 Januari pukul 12:11

Aku hampiri kau dalam keramaian modernisasi pasar malam.....
Lantas kau titipkan bocah bajang pengiring cawan-cawan kembang....

Aku datangi kau lewat jalan yang seketika berubah jadi deras arus sungai,....dengan kerelaan kau telah berubah jadi samudra sebagai muaranya...
Dan aku berlayar melaju dengan berkendara pada rakit bambu,tanpa peduli cuaca dan hempasan badai masa lalu...
Merebut fajar
Oleh Gondronk Art StreetMagic
3 Januari pukul 20:17

Malam berkendara kereta sepi menyebrang pagi...
Merenung kupulung embun,pada sisa malam kukais harapan yang hampir mati...
Terampas udara panas,menyesak nafas ketika tiba-tiba ribuan bayang-bayang tak jelas hadir menikam menindas kedamaian...
Jiwaku membiru lebam,cemas dalam diam...
Tidak jelas
Oleh Gondronk Art StreetMagic
31 Desember 2012 pukul 18:56

Pagi yang panas...
Aku terbangun malas......
Orang-orang ribut tentang 2013....
Menyisakan arang bekas dan terompet yang tercampak diteras..


Kontradiksi(seri ngeri sajak negeri)
Oleh Gondronk Art StreetMagic
26 Desember 2012 pukul 6:28

Dan sukrasana mati tertembus panah durhaka sumantri..
Setelah pengabdian suci,ritual pemindahan taman sriwedari selesai dijalani...
Layaknya veteran-veteran dan para perebut medali.... Yang terlupakan...tergeser ditepian kali...
Lantas dimana letak kemanusiaan yang adil dan beradab...?
Sepertinya telah mengendap dalam kotak gelap....
hanya sekedar hafalan pada kurikulum pelajaran...
Dan pengkhianatan menjadi tradisi warisan dari jaman ke jaman....
Mulih
Oleh Gondronk Art StreetMagic
26 Desember 2012 pukul 3:35

Mandek lakuku kasigeg kahanan...
Kepancal udan ing dedalan...
Bledek nggerung.ngamuk punggung ing langit mendung... Aku ndipis ing tritis pinggir warung..

Oleh Gondronk Art StreetMagic
23 Desember 2012 pukul 9:00

Kaukah itu,rembulan pucat pasi yang terjebak disiang hari...?
Sementara pelangi yang kau kejar memudar samar terbakar sinar matahari...
Dan akulah hening sunyi yang menuliskan sajak-sajak diam ketika malam menghadirkan bintang-bintang tempat berpulang dalam harmoni....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar